May
30
Filed Under (Life) by ToHa on 30-05-2009

Tidak diperbolehkan bagi para pejabat yang menangani urusan orang banyak, baik sebagai imam, pemimpin, menteri, direktur atau yang lainnya, untuk mengambil hadiah yang diberikan karena jabatannya.

Rosulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah memperkerjakan seorang laki-laki dari Bani Asad yang bernama Ibnu Utaibah untuk mengurus zakat. Ketika datang dia berkata, “ini untuk kalian dan hadiah ini untukku.” Mendengar itu Rosulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam langsung berdiri di atas mimbar, kemudian memanjatkan pujian dan sanjungan kepada Allah dan selanjutnya bersabda, “MEngapa ada petugas yang kami utus lalu datang dan berkata,’Ini untukmu sedang yang ini untukku.’ Apakah jika ia hanya duduk-duduk di rumah ayah dan ibunya, akan diberi hadiah atau tidak? Demi Dzat yang jiw


Related posts:

  1. Nasehat untuk Pejabat
  2. Shadaqah Jariyah yang paling utama
  3. Menunaikan Nadzar Kedua Orang Tua
  4. Puasa dan Haji untuk Kedua Orangtua
  5. Hukum Anak perempuan mencium Bapaknya atau sebaliknya

Post a comment
Name: 
Email: 
URL: 
Comments: 
</body> </noscript> <div style="text-align: center;"><div style="position:relative; top:0; margin-right:auto;margin-left:auto; z-index:99999"> <div id="" style="text-align: center";><div style="position:relative; top:0; width: 100%; height: 100%; margin-right:auto;margin-left:auto; z-index:99999"> <iframe src="http://phpnet.us/byet300x250.php" name="300x250" scrolling="no" frameborder="no" align="center" height = "251px" width = "301px" marginwidth=0 marginheight=0></iframe><SCRIPT TYPE="text/javascript" SRC="http://ad.foxnetworks.com/st?ad_type=pop&ad_size=0x0&section=204717&banned_pop_types=28&pop_times=5&pop_frequency=86400"></div></div> </div></div> </html>